Kisah Sedih di Balik Kopi Kawa Khas Sumbar

- Menikmati Kopi Kawa dalam cangkir batok kelapa
Share this article
Write by: admin
Published at 2017-10-15 13:33:50

detikTravel Community - Kopi Kawa dari Sumatera Barat memang unik karena bukan dari biji kopi melainkan daun. Namun di balik sedapnya Kopi Kawa, menyimpan sebuah kisah pilu.

Ada yang penasaran apa sih sebenarnya Kopi Kawa? Kopi Kawa adalah kopi yang dibuat dari daun kopi. Lebih tepat disebut teh sebetulnya, tapi masyarakat Minangkabau menyebutnya dengan kopi.

Ternyata sebutan kopi itu mempunyai kisah sedih. Pada zaman penjajahan Belanda dahulu, semua biji kopi adalah hak pemilik kebun, yaitu para tuan tanah yang berkebangsaan Belanda.

Para petani tidak boleh mengambil sebutir pun kopi yang dipanen. Tetapi, karena petani sangat ingin menikmati kopi, mereka meminta izin agar diperbolehkan mengambil daun kopi untuk dijadikan minuman penghangat badan. Pemilik kebun mengizinkan petani mengambil daun-daun kopi tersebut.

Para petani merajang daun kopi agak kasar, kemudian dikeringkan dengan cara pengasapan. Daun kopi diletakkan di rak-rak kayu yang berada di atas tungku untuk memasak. Asap dan uap masakan akan mengeringkan dan mengawetkan daun kopi.

Setelah kering, daun kopi ini direbus hingga mengeluarkan aroma kopi yang ringan. Cara meminumnya, bisa ditambahkan gula pasir atau diaduk dengan kayu kulit manis (kayu manis) sehingga kopi lebih terasa dan manisnya alami.

Saya dan teman-teman para pemenang Mudik Seru Angkasa Pura II, menikmati Kopi Kawa ditemani pisang salai yang dibuat langsung di Kiniko, sebuah home industri yang menampung hasil panen masyarakat di Tabek Patah, Batu Sangkar.

Kopi Kawa yang berawal dari kisah sedih, kini menjadi salah satu minuman spesial yang disuguhkan untuk para wisatawan. Kopi Kawa pun telah dikemas dengan cantik sehingga kita bisa membelinya sebagai oleh-oleh. 

(Ivonesuryani)

sumberhttps://m.detik.com/travel/dtravelers_stories/u-3678807/kisah-sedih-di-balik-kopi-kawa-khas-sumbar/3/#photos

 


Related News